Langsung ke konten utama

Miliki tiga E


Tulisan ini adalah episode lanjutan dari tulisan sebelumnya yang membahas cashflow Quadrant, saya yakin sebagian sobat blogger secara perlahan sudah mulai bermain di dua kaki bidang kuadran atau mungkin di tiga kuadran sumber keuangan. kali ini saya akan coba nulis yang berhubungan dengan jika anda memulai usaha sendiri.

Untuk memulai usaha sendiri dan bergerak menuju freedom financial, ada tiga yang perlu anda lakukan:
1. Pola Pikir (mindset and beliefs)
Menjadi kaya dan hidup berkelimpahan merupakan pilihan anda. Kekayaan yang  melimpah dan atau kemiskinan yang terpuruk bergantung pada apa yang anda yakini. Untuk mencapai kebebasan finansial anda terlebih dulu harus membangun "kesadaran akan kelimpahan" atau prosperity consciusness. Kesadaran ini harus dibangun terus-menerus secara disiplin dan menjadi keyakinan kokoh dalam pikiran bawah sadar anda. Selanjutnya kesadaran ini akan menuntun menuju perwujudan kebebasan financial yang diimpikan.

Tanamkan segera dalam pikiran bawah sadar anda yang meliputi keyakinan bahwa :
a. alam semesta memiliki kelimpahan dalam segala hal;
b. kehidupan adalah menyenangkan dan penuh berkah;
c. banyak peluang yang muncul dalam kehidupan saya;
d. sukses adalah tanggung jawab saya;
dalam buku Robert Kiyosaki Rich Dad menasehatkan bahwa "Wealth is a way of thinking and not a dollar amount in the bank" (Kekayaan adalah cara berpikir bukan banyaknya uang di rekening bank) ditambahkannya juga "Money will be anything you want it to be. see the investment world from the inside rather than the outside" ( Uang dapat menjadi apapun yang kita inginkan. Lihatlah dunia investasi dari dalam dirimu bukan dari luar.

2. Melek Finansial (Financial Literacy)
Sebelum memulai usaha sendiri, kita perlu memahami prinsip-prinsip dasar keuangan yang yang disarankan oleh Robert Kiyosaki bahwa neraca terdiri dari dua bagian yaitu Aset Bagus dan Aseet Buruk yang diimbangi dengan Hutang Bagus dan Hutang Buruk, kedua pendapatan dan biaya yang selisihnya dapat menutupi hutang buruk serta memperbaiki asset buruk.

Setelah memahami prinsip tadi, perhatikan hal khusus berikut ini;
a. pemasukan harus lebih besar dari pengeluaran;
b. kembangkan asset bagus anda;
c. bedakan aset sebagai keperluan (necessity) dan aset merupakan kemewahan (luxury);
d. hindari atau hilangkan utang buruk dalam neraca pribadi anda;
e. pisahkan rekening pribadi dan rekening usaha;

3. Miliki tiga E
Sebagian besar orang akan mengalami hal yang sama manakala telah bertekad untuk memulai bisnis sendiri, yaitu tidak punya uang. Ada tiga masalah yang dihadapi para pemula, pertama tidak tahu cara membangun bisnis, kedua tidak punya modal atau uang untuk membangun bisnis, dan ketiga bahkan tidak cukup uang untuk kebutuhan hidup.
Nasihat yang diberikan Ayah Kaya adalah "Go get a job". Dengan bekerja anda dapat memiliki tiga E yang diperlukan sebelum memulai bisnis sendiri, apa itu tiga E, yaitu: Education (dalam bidang bisnis, keterampilan menjual, komunikasi, keuangan, perpajakan), Experience (pengalaman) dan Excessive Cash (uang lebih sebagai modal awal membangun usaha sendiri).

Jangan lupa ketika anda sudah memiliki tiga E tersebut....segeralah membangun usaha sendiri secara paruh waktu.............!!!!!

Nantikan article yang lebih cerdas dari kak roni
salam sukses luar biasa tambah hari tambah cerdas......!!!








Komentar

  1. salam sahabat
    ehm...gitu tah wah jadi lebih semangat,,thnxs kakRoni its really make me get the good motivations..good luck

    BalasHapus
  2. Salam kenal
    Jadi sadar untuk merubah cara pola pikir.
    Salam sukses juga sahabat...

    BalasHapus
  3. Menarik banget. Mudah-mudahan aku memiliki '3 E' itu. Artikelnya keurrren!!!

    BalasHapus
  4. salam kenal dululah.. :)
    silaturahim harus terjaga

    BalasHapus
  5. om, ada nggak ya cara meraih kesuksesan tanpa menggunakan fulus. uang memang bukan segalanya, tapi bagaimana mulai sesuatu tanpa money. Saya banyak ide dan setumpuk rencana, tapi setiap kali mulai melangkah saya ragu, apa benar ini jalan yang harus kutempuh untuk meraih kesuksesan. Tiga E diatas cukup memberi inspirasi, Mohon sarannya om.

    BalasHapus
  6. sukses buat anda,.,. nice info,.,.

    BalasHapus
  7. thank's semuanya....
    MIKOM >> sebenarnya ada cara cerdas "bagaimana merubah akses menjadi asset".....
    nanti akan saya bahas di article lanjutannya...

    BalasHapus
  8. Mantap seminarnya , www.iklanpromo.if.co.id

    BalasHapus
  9. wow... susah juga ya punya mental kayak gniii

    BalasHapus
  10. artikel yg menarik...
    salam sukses....

    BalasHapus
  11. Salam kenal thank's motivasinya sob

    BalasHapus
  12. Hiks. Susah bacanya. Lagian banyak modalnya :P

    BalasHapus
  13. jangan dipikirkan.......
    perlahan akan tumubuh dengan sendirinya
    dan bersemayam dalam pikiran bawah sadar

    BalasHapus
  14. Salam blogger. Motivasi yang sempurna

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LibertaGia - Bisnis Online Global Tanpa Modal Tanpa Resiko

LibertaGia - BisnisOnlineGlobalTanpa ModalTanpa Resiko. Jika anda seorang petualang yang ingin mendapatkan penghasilan dari Internet. Anda berada di tempat yang tepat. Saya akan berbagi dengan anda tentang Bisnis Online Global Libertagia. Bisnis yang berasal dari Portugis ini bakal bersaing dengan bisnis lain yang telah maupun akan hadir di Indonesia.
Perusahaan Libertagia saat ini sedang dalam tahap pre-launch secara resmi mulai 12 Oktober 2013 dengan gala malam yang diadakan di Lisbon,Portugal. Kantor utama di Lisbon Portugal - di samping markas besar Microsoft. Dalam beberapa bulan ke depan lebih banyak kantor akan terbuka di seluruh dunia. Lokasi yang sudah dikonfirmasi adalah Malaysia dan Italia. Lebih dari 13 bulan dihabiskan untuk mendesain proyek ini, Proyek ini diprakarsai oleh 12 investor yang sangat berkompeten/spesialis Multi Level Marketing tetapi Perusahaan ini sendiri bukanlah representatif dari Perusahaan MLM. Presiden dan CEO LibertaGia adalah Rui Salvador.
Anda dapat m…

Peluang Bisnis Online Komunitas Indonesia Sejahtera

Peluang Bisnis Online Komunitas Indonesia Sejahtera

Setelah sukses bisnis online berbasis komunitas Dreem For Freedom, menyusul satu lagi bisnis online Komunitas Indonesia Sejahtera yang di pimpin oleh Irawan Apriansyah.
Komunitas Indonesia Sejahtera disingkat KIS mulai launching 25 Nopember 2015 dan telah terdaftar di Kemenkumham a/n PT. Sejahtera Indonesia Persada No. AHU 2473049.AH.01.01. Tahun 2015 Tanggal  18 Desember 2015. Sementara Perkumpulan Komunitas Indonesia Sejahtera AHU-0029376.AH.01.07 Tahun 2015 tanggal 18 Desember 2015. Member komunitas ini sudah mencapai 6000 lebih tersebar disemua kabupaten.  Paket join bisnis ini mulai 1 juta, 5 juta, 10 juta
Bisnis Plan Komunitas Indonesia Sejahtera 1. Member akan mendapatkan profit 1%/hari, tiap 15 hari dapat transferan 15%+tiket 200rb      dari member lainnya 2. Ada 2 sumber bonus yaitu bonus pasif (1) dan aktif 3. Bonus aktif yaitu bonus refferal 10% sebanyak 6 x, bonus pasangan sebanyak 10%      tiap penambahan omset, bonus generasi da…

Apakah MLM adalah penipuan, illegal, tak bermoral..?

Multi-level marketingadalah jalur alternatif bagi perusahaan untuk mendistribusikan produk dan jasanya ke pasaran (jalur distribusi yang lain termasuk supermarket, toko retail, door to door sales dan lain-lain).
Mengapa perusahaan memilih MLM untuk mendistribusikan produknya?

Ada beberapa alasan :

1. Biaya overhead yang rendah
Tidak seperti perusahaan retail, perusahaan MLM tidak perlu mengalokasikan dana yang besar dalam advertising untuk menarik customer. Sebagai penggantinya, dana dialihkan untuk memberikan komisi bagi distributor untuk memasarkan produk ke customer. Selain itu, perusahaan hanya perlu memberikan komisi bagi distributor berdasarkan hasil, yaitu dari persentasi dari produk yang terjual.

2. Biaya overhead distribusi yang rendah
Typical distribusi melalui retail menggunakan serangkaian regional, negara, kota, dan retailer lokal untuk mendistribusikan barang-barang. Masing-masing perlu mendapatkan keuntungan dan melakukan mark up harga dari barang.

Jalur distribusi non MLM